Fokus di Internal FH; Hilangkan Jam Malam dan Upayakan Transparansi Beasiswa


ManifesT – Malang (7/12) Kemarin, tepatnya pada hari Rabu (6/12) telah dilaksanakan Pemilihan Mahasiswa Wilayah (Pemilwa) Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) periode 2018. Bertempat di lobi gedung B FH UB. Pemungutan suara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Setelah dilakukannya pemungutan suara, langsung dilaksanakan pengumuman hasil perolehan suara. Pemilwa kali ini berjalan dengan meriah, dapat dilihat dari jumlah pemilih sebanyak 1.330 mahasiswa. Faisal Haris selaku Ketua Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) tidak menargetkan seberapa besar jumlah pemilih, tapi hanya menginginkan partisipasi sebanyak-banyaknya dari mahasiswa untuk mengikuti Pemilwa dan terutama tidak golput.


Sedikit disayangkan, ada beberapa hal yang membuat Pemilwa ini berjalan sedikit malam dan terganggu karena saling tunggu-menunggu untuk membuka pengumuman hasil e-vote yang dibuka oleh pihak dekanat, dalam hal ini Wakil Dekan III sebagai pemegang password sistem e-vote Pemilwa. Selain itu adanya faktor lain yang menjadi kendala, pemilih datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara beramai-ramai disaat sore hari hingga menjelang penutupan pemungutan suara, hal ini menjadikan antrean pemilih cukup panjang dan membuat waktu molor. Padahal, di pagi  hingga siang hari TPS sepi pemilih. Sempat juga terjadi mati lampu, tetapi hal ini tidak mengganggu pemungutan suara yang dilakukan, karena terdapat power saving yang menjaga data sistem e-vote.

Presentase perolehan suara tertinggi untuk Presiden dan Wakil Presiden BEM FH UB 2018 diraih oleh Irfan Djuha dan Wildan Yuristian (37,52%) dengan 499 suara, disusul pasangan Muhammad Rizki dan M.Irfanurrosi Imron (35,41%) dengan 471 suara, serta pasangan Akhdan Khofid dan Ria Galang (25,11%) dengan 334 suara.

 “Sebetulnya saya juga gak nyangka gitu saya bisa menang, alhamdulillah kita masih diberikan kepercayaan oleh mahasiswa,” ujar Presiden BEM terpilih, Irfan Djuha.

Untuk perekrutan Badan Pengurus Harian (BPH), ia akan melakukan perekrutan terbuka sehingga seluruh mahasiswa FH UB dapat berpartisipasi. Dalam keterangan yang diberikan kepada ManifesT semalam, ia menuturkan bahwa belum ada langkah terdekat yang akan dilakukan setelah menang karena ia akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan rekannya. Mantan DPM FH UB 2017 ini juga menjelaskan nantinya akan fokus menyelesaikan masalah di internal FH UB dengan mengupayakan untuk tidak adanya jam malam, agar mahasiswa lebih mudah untuk mengakses fasilitas yang ada di fakultas. Selain itu, mengupayakan transparansi beasiswa agar seluruh mahasiswa dapat mengakses dan memperolehnya. (enu/day)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.