Adakan Pentas Tunggal, Teater Kertas Mengusung Tema Problematika Keluarga


ManifesT-Malang (18/11) Kemarin, tepatnya pada Sabtu, 18 November 2017 di Gedung Kebudayaan Mahasiswa Universitas Brawijaya pukul 18.30 WIB.  Teater Kertas yang merupakan salah satu LO (Lembaga Otonom) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, mengadakan sebuah pentas tunggal yang berjudul Suara-Suara Mati karya Manuel Van Loggem. Pentas malam ini terdiri dari anggota Teater Kertas berbagai angkatan, yaitu  Andika sebagai suami, Esta sebagai sahabat, Nabila sebagai istri, dan Jundi sebagai bujang. Pentas seni tunggal ini disutradarai oleh Muhammad Sudrajat.

Dalam pentas Teater Kertas kali ini, menceritakan tentang suatu konflik di dalam keluarga yang terjadi antara suami, istri, dan sahabat. Mereka memiliki suatu pendirian masing-masing, dimana sang istri bingung kenapa anaknya meninggal dan tiba-tiba ada surat masuk, dan surat tersebut menuduh bahwa yang membunuh adalah sang istri. Tapi, sang istri menyangka bahwa yang membunuh adalah sang sahabat dikarenakan pengaruh dari sang suami. Suami adalah kunci dalam cerita ini.  Dia adalah seorang suami yang memiliki jiwa psikopat yang bisa membuat sang istri menjadi despresi  dan gila.

Persiapan yang dibutuhkan untuk menampilkan pentas seni tunggal ini kurang lebih selama satu bulan dan itu memiliki kendala, yaitu waktu “Karena berbenturan dengan UTS dan diklat jadi latihannya agak susah, setting kita butuh waktu yang panjang, karena membuat setting itu membutuhkan waktu yang lama, seperti lemari membutuhkan waktu satu minggu baru selesai, tangga membutuhkan waktu empat hari. Masalah musik juga kita mengatur tempo-tempo dan itu susah banget, jadi untuk nentuin nada itu juga susah banget.” Ujar Muhammad Sudrajat selaku sutradara dalam pentas ini. Meskipun persiapan pentas seninya hanya satu bulan tetapi dapat menghasikan pentas seni yang memukau banyak penonton. Dalam pentas seni tunggal ini memiliki pesan moral yaitu seberapa anda menyembunyikan permasalahan, pasti akan terungkap pada waktunya. (ory/fni)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.